Senin, 10 Mei 2010

soal mid tes Pengembangan Pembelajaran PKn SD (PGSD FIP UNJ)

Jawablah dengan singkat dan tepat!

1. Gambarkan bagaimanakah hakikat dari kecenderungan anak SD dalam belajar apapun
termasuk belajarn PKn!
2. Mengapa dalam pengembangkan materi PKn SD, seorang guru harus memperhatikan 5 hal
yang ada dalam Developmentally Appropriate Practice?
3. Sebutkan alasan mengapa dalam mengembangkan materi ajar PKn SD guru harus
memperhatikan salah satu unsur dalam proses belajar mengajar yaitu "Lingkungan"!
4. Uraikan alasan ilmiahnya mengapa dalam pengembangan materi ajar PKn SD, guru
perlu menerapkan belajar aktif (active learning) kepada siswanya?
5. Mengapa dalam proses belajar mengajar guru tidak diperbolehkan menerapkan
pendekatan yang kasar, keras, dan membuat anak tertekan?

Catatan:
a. seluruh jawaban harus dikirimkan melalui email dengan alamat: otib_tea@yahoo.co.id
b. batas akhir pengiriman adalah Rabu, 12 Mei 2010,pukul 06.00 WIB
c. jika pengiriman melebih batas waktu tsb. maka kepada mhs yang bersangkutan
dinyatakan disquavication dan harus mengikuti mid tes susulan

Rabu, 21 April 2010

Soal UTS Pembelajaran Terpadu

Jawablah dengan singkat dan jelas!

1. Jelaskan kaitan antara kebutuhan anak usia kelas awal SD dengan pendekatan pembelajaran terpadu!
2. Uraikan hubungan antara pendekatan pembelajaran kontekstual, PAKEM dengan pendekatan pembelajaran terpadu!
3. Ungkapkan landasan yuridis dari penerapan pendekatan pembelajaran terpadu di kelas awal SD!
4. Apakah pendekatan pembelajaran terpadu ada kaitannya dengan fungsi kerja otak siswa dalam belajar yang efektif?
5. Jelaskan perbedaan 3 model pendekatan pembelajaran yang anda ketahui!

Catatan:
a. jawaban harus dikirimkan ke email : otib_tea@yahoo.co.id
b. limit waktu pengiriman jawaban UTS paling lambat pukul 07.00 WIB tgl 23 April 2010
c. mahasiswa yang terlambat atau melebihi batas waktu pengiriman, jawabannya dinyatakan tidak diterima dan akan tetap diwajibkan mengikuti UTS susulan.

Senin, 08 Februari 2010

KIAT-KIAT MENGKONDISIKAN ANAK MENGHADAPI UASBN

Oleh:

Otib Satibi Hidayat

Untuk diperhatikan para orang tua siswa:

  1. Kondisikan anak secara kejiwaan (psikologis) agar selalu tenang, tidak panik, dan tidak menjadikan UASBN sebagai beban
  2. Yakinkan kepada anak bahwa UASBN adalah hal biasa dan merupakan proses yang mesti dihadapi oleh setiap siswa
  3. Hindari anak dari aktivitas rutin yang akan menurunkan tingkat kesehatan dan keselamatannya menjelang datangnya waktu UASBN
  4. Upayakan agar pihak orang tua selalu menciptakan iklim rutinitas kehidupan anak dengan hal-hal yang menyenangkan
  5. Deteksi pola perilaku anak selama berada di sekolah, agar tidak memiliki konflik dengan teman-temannya
  6. Bantu anak dalam memecahkan masalah pribadi (musuh di sekolah, takut dengan teman, masa pacaran) dengan cara mengajak berbicara secara terbuka dan demokratis
  7. Dampingi dan kontrol kualitas belajar mandiri anak selama berada dalam lingkungan rumah
  8. Tidak memaksanakan anak belajar dengan menambah waktu belajar secara berlebihan/tidak proporsional
  9. Tidak membentak, memarahi, membandingkan dengan yang lain, merendahkan, dan memojokkan anak yang membuat kepercayaan dirinya menjadi turun
  10. Ajak anak berbicara empat mata untuk membangkitkan kesadaran dan kedewasaan diri bahwa mempersiapkan diri menghadapi UASBN adalah sama dengan menghadapi/menentukan masa depan dirinya sendiri
  11. Yakinkan anak bahwa dia akan mampu, dalam menghadapi UASBN tersebut jika ada kesadaran untuk belajar dengan tekun
  12. Jauhkan dan hidari anak dari masalah konflik perpecahan rumah tangga orang tuanya
  13. Ajak anak sholat sunnah (Dhuha) dan biasakan berdoa setelah selesai sholat lima waktu memohon doa secara khusus untuk keberhasilannya menghadapi UASBN
  14. Bantulah anak dengan dukungan ibadah ruhiyah (puasa Senin-Kamis, sholat Dhuha, qiyamullaiy) dari kedua orang tuanya

Semoga Allah membantu kita semua, Aamin